Berita

Gelaran acara IHCBS 2025 hari kedua di ICE BSD City, Tangerang hari Rabu, 3 September 2025:(Foto: IHCBS)

Bisnis

IHCBS 2025 Hari Kedua Hadirkan Grand Keynote Menaker Yassierli

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 21:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hari kedua gelaran Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2025 berlangsung meriah dengan menghadirkan berbagai sesi inspiratif seputar transformasi SDM dan strategi menghadapi tantangan ekonomi masa depan. 

Mengutip pernyataan yang diterima redaksi pada Jumat, 5 September 2025, acara yang digelar di ICE BSD City, Tangerang hari Rabu, 3 September 2025 dibuka dengan diskusi AI-Empowered Leadership oleh David Tjokrorahardjo, President Maxwell Leadership Indonesia.

Ia menggambarkan hadirnya AI sebagai metamorfosis alami yang mengubah kepemimpinan dan dunia kerja.


“AI itu ada dua sisi, membuka capacity dan challenging, bagaimana cara kita memandang AI untuk menyelesaikan masalah atau justru mengembangkan serta membantu membantu masalah,” jelas David.

Diskusi juga diisi oleh Edward, yang berbagi kisah sukses Kopi Kenangan dalam menjaga relevansi dengan generasi muda. Ia menekankan pentingnya budaya organisasi yang berlandaskan tujuan besar.

“Saya percaya di company manapun people butuh purpose. Akan sangat sulit menjadi people-centred kalau tidak ada purpose. Ambil tujuan yang belum pernah dicapai sebelumnya, lalu lakukan hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” kata dia.

Sesi berikutnya menghadirkan Hadjar Seri Adji, Vice Chairman FHCI, yang menyoroti perubahan peran HR di era digital. 

Menurutnya, HR kini harus menjadi penggerak strategis perubahan, bukan sekadar fungsi administratif.

Acara dilanjutkan dengan grand keynote speech oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli dengan tema People as Foundation for Indonesia Economic Transformation.

Dalam pidatonya, Menaker menegaskan bahwa isu ketenagakerjaan di Indonesia masih sangat kompleks, mulai dari kewajiban negara menjamin pekerjaan yang layak bagi warga hingga menghadapi dinamika global.

Ia menekankan pentingnya membangun sistem pengelolaan SDM yang berorientasi pada manusia sebagai fondasi transformasi ekonomi nasional.

“Indonesia butuh next practices yang mengombinasikan best practices dengan nilai-nilai lokal agar pengelolaan human capital tidak hanya efektif, tetapi juga relevan,” ujar Yassierli.

Menurutnya diskursus tentang human capital harus semakin berorientasi pada pendekatan people-centred sebagai dasar pembangunan bangsa.

Sementara itu, Suwandi Wiratno (CEO CSUL Finance & Chairperson APPI) menekankan pentingnya komunikasi dalam transformasi organisasi.

“Kolaborasi akan terjadi jika komunikasi antar atasan dan bawahan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Topik lain yang mengemuka adalah fleksibilitas kerja dalam sesi Battle Session bersama Yola Putryanie (Kompas Gramedia Group), Theo Derick (Acrobyte Group), dan Artha Nadiny Siahaan (QuBisa).

Theo menekankan bahwa fleksibilitas adalah soal pola pikir: “Apakah WFO, WFH, atau WFA lebih fleksibel? Jawabannya tidak. Fleksibilitas adalah sebuah mindset.”

Artha menilai fleksibilitas bisa mencegah burnout sekaligus meningkatkan produktivitas jika dikelola dengan baik, sementara Yola menambahkan bahwa penerapannya harus disesuaikan dengan fungsi tiap industri.

Rangkaian IHCBS 2025 hari kedua ditutup dengan penampilan spesial dari Yovie & Nuno, sekaligus soft launching IHCBS 2026 yang akan mengusung tema “Harnessing Human-Centric AI and Digitalization to Unlock Next Level Productivity."

Ajang yang diinisiasi oleh Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), GML, QuBisa, dan Kompas.com ini berhasil menjadi forum kolaborasi strategis, mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri, hingga praktisi SDM untuk menatap transformasi tenaga kerja Indonesia di masa depan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya