Berita

Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (Foto: PPNA)

Politik

Yusril Dorong RUU Anti Penyimpangan Seksual Demi Masa Depan Bangsa

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 16:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, menegaskan urgensi perlindungan hukum bagi generasi muda dari ancaman perilaku LGBT dan penyimpangan seksual. 

Pesan ini ia sampaikan dalam Talk Show Kebangsaan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah bertema “Hukum, Gender, dan Moralitas; Perlindungan Perempuan di Tengah Perdebatan LGBT dan Perilaku Menyimpang” di Serang, seperti dikutip redaksi pada Jumat, 5 September 2025.

Dalam pidatonya, Yusril menyoroti tantangan besar yang kini dihadapi generasi muda, mulai dari maraknya paparan LGBT, seks bebas, pornografi, hingga narkoba yang semakin mudah diakses melalui media sosial maupun budaya populer.


“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga moral dan akhlaknya. Jika perilaku menyimpang ini dibiarkan, masa depan bangsa bisa terancam,” ujarnya. 

Yusril menekankan bahwa Indonesia sebagai negara hukum yang berlandaskan Pancasila memiliki kewajiban menjaga nilai moral, budaya, dan agama.

Ia menyebutkan sejumlah perangkat hukum yang telah ada, seperti KUHP, UU Pornografi, dan aturan KPI. Namun, menurutnya, instrumen hukum tersebut masih belum memadai untuk mencegah penyebaran perilaku menyimpang secara menyeluruh.

Karena itu, ia mendorong lahirnya regulasi yang lebih tegas, termasuk menghidupkan kembali pembahasan RUU Anti Penyimpangan Perilaku Seksual yang sempat diusulkan di DPR.

Lebih jauh, Yusril menegaskan bahwa perlindungan terhadap generasi muda tidak cukup hanya melalui jalur hukum. 

Upaya ini juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, serta organisasi keagamaan agar pengawasan dan pembinaan berjalan efektif.

“Pendidikan agama, pengawasan orang tua, serta lingkungan sosial yang sehat adalah benteng utama agar anak-anak kita tidak terjerumus,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya