Berita

Sejumlah influencer nasional menyerahkan dokumen tuntutan 17+8. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Keterlibatan Influencer Sampaikan Kritik Bagian dari Gerakan Sosial Baru

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keterlibatan influencer, selebritis, dan publik figur dalam menyampaikan protes maupun ikut turun ke jalan berdemonstrasi menjadi perhatian pengamat politik, Adi Prayitno. 

"Bagi saya ini adalah semacam fenomena baru dalam dunia politik,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Jumat, 5 September 2025.

Adi menjelaskan, keterlibatan kalangan non-politik ini dapat disebut sebagai new social movement atau gerakan sosial baru. 


Gerakan ini tumbuh dari kelompok-kelompok anak muda lintas profesi yang sebelumnya tidak memiliki hubungan langsung dengan politik, namun kini menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kebangsaan.

“Tentu aspirasi yang mereka sampaikan cukup beragam, ada yang datang ikut langsung orasi dan berdemonstrasi, ada juga yang misalnya hanya sebatas menyampaikan protes di media sosial,” jelas Adi.

Sebagai peneliti, Direktur  Parameter Politik Indonesia itu mengakui bahwa keterlibatan publik figur ini tidak bisa dianggap remeh.

“Tidak mudah loh bagi orang yang selama ini dunianya bukan dunia politik tetapi kemudian ikut peduli dengan persoalan politik, bagi saya ini sesuatu yang unik dan menarik,” ujarnya.

Adi menambahkan, protes dan demonstrasi yang dilakukan aktivis memang sudah menjadi hal lumrah. Namun yang membuat fenomena kali ini berbeda adalah partisipasi para konten kreator, pekerja seni, hingga komika yang ikut menyuarakan aspirasi rakyat.

“Kalau kita melihat konten kreator, pekerja seni termasuk juga para komika peduli dengan urusan kebangsaan, peduli dengan tuntutan yang disampaikan oleh publik, bagi saya ini cukup luar biasa,” tandasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya