Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: AP)

Global

Trump Akan Ganti Nama Departemen Pertahanan Jadi Departemen Perang

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 12:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana menandatangani perintah eksekutif pada Jumat, 5 September 2025, untuk mengganti nama Departemen Pertahanan (Department of Defense/DoD) menjadi Departemen Perang (Department of War).

Perubahan nama ini akan mengembalikan sebutan yang pernah digunakan sejak awal berdirinya Amerika, sebelum resmi diganti pada 1949 setelah Perang Dunia II. 

“War Department terdengar lebih baik bagi saya,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office bulan lalu.


Seorang pejabat Gedung Putih yang tidak berwenang berbicara secara publik mengonfirmasi rencana tersebut kepada NPR. 

Dalam dokumen resmi yang dirilis, dijelaskan bahwa nama “Department of War” akan menjadi secondary title untuk DoD. 

Pejabat pertahanan juga diperbolehkan mengganti kata "defense” dengan “war” dalam jabatannya. Misalnya, Menteri Pertahanan dapat menyebut dirinya sebagai Secretary of War.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth tampak mengakui perubahan itu lewat unggahan di media sosial pada Kamis, 4 September 2025 dengan menulis singkat, “Departement of War.”

Sejak berdirinya negara, urusan militer memang berada di bawah War Department. Namun, pada 1949 Presiden Harry Truman mendorong perubahan nama menjadi Departemen Pertahanan untuk menyatukan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara dalam satu lembaga.

Meski demikian, perubahan nama skala besar ini bisa menimbulkan biaya besar. 

Sebagai perbandingan, pada 2023 seorang pejabat Angkatan Darat mengatakan kepada Kongres bahwa sekadar mengganti nama sembilan pangkalan militer saja memakan biaya 39 juta dolar AS.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya