Berita

Ilustrasi pengemudi ojol. (RMOL)

Politik

Pemerintah Harus Segera Revisi UU untuk Lindungi Ojol

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 10:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerhati transportasi, Alvin Lie, mendesak pemerintah untuk segera memberikan kepastian hukum bagi profesi ojek online (ojol) dan taksi online (taksol). 

Menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan melalui revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan agar kedua profesi tersebut memiliki legalitas yang jelas.

“Jika pemerintah menghormati Profesi Ojol & Taksol segera revisi UU Lalu Lintas & Angkutan Jalan agar Ojol & Taksol punya legalitas yang jelas,” tegas Alvin Lie lewat akun X miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Jumat, 5 September 2025.


Anggota Ombudsman Republik Indonesia periode 2016-2021 itu juga menekankan, keberadaan ojol dan taksol telah membuka jutaan lapangan kerja di Indonesia. 

Karena itu, perlu ada landasan hukum yang tidak hanya mengatur status hubungan kerja antara pengemudi dan aplikator, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan serta kesejahteraan para pengemudi.

“Ojol & Taksol sudah buka jutaan lapangan kerja. Perlu landasan hukum yang lindungi status hubungan kerja pengemudi dengan Aplikator,” lanjut Alvin.

Alvin berharap pemerintah dan DPR segera mengambil langkah konkret, demi memastikan keberlangsungan profesi ini, meningkatkan keselamatan di jalan, sekaligus menjamin kesejahteraan para pengemudi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya