Berita

Ilustrrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Pasar Nantikan Data Tenaga Kerja AS, Greenback Perkasa

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2025 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS)  menguat dalam perdagangan yang relatif stabil, seiring pasar menunggu rilis laporan ketenagakerjaan nonpertanian (nonfarm payrolls).  Sementara data terbaru pasar tenaga kerja menunjukkan pelemahan. 

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan jumlah klaim baru tunjangan pengangguran pekan lalu melonjak lebih tinggi dari perkiraan, selaras dengan tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Data ADP juga memperlihatkan perekrutan sektor swasta pada Agustus tumbuh lebih rendah dari estimasi.

Indeks Dolar AS (DXY) ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang Utama di pasar uang New York,  tercatat naik 0,20 persen ke posisi 98,334 pada perdagangan Kamis 4 September 2025 setelah sempat turun pada sesi sebelumnya.


Dolar naik 0,33 persen terhadap Yen Jepang menjadi 148,585, dan menguat 0,22 persen versus Franc Swiss menjadi 0,80615. 

Sementara, Euro melemah 0,13 persen ke posisi 1,16455 Dolar AS.

Menurut Goldman Sachs, Dolar AS biasanya menguat jika data payrolls melampaui perkiraan pasar, tetapi cenderung melemah jika data di bawah ekspektasi. 

Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury melemah. Yield surat utang bertenor 2 tahun turun 1,8 basis poin menjadi 3,594 persen, sedangkan imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun turun 3,1 basis poin ke 4,18 persen. 

Di Jepang, lelang obligasi pemerintah bertenor 30 tahun berjalan lancar.

Poundsterling juga tak berdaya terhadap Dolar AS, melemah 0,12 persen menjadi 1,34310 Dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya