Berita

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Bos Danantara Benarkan Patriot Bond Diminati Prajogo Hingga Djarum

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 19:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani mengonfirmasi bahwa sejumlah konglomerat lokal menaruh minat pada Patriot Bond alias obligasi Patriot Bond.

Mereka di antaranya pemilik Grup Djarum, Robert Budi Hartono hingga Grup Barito yang dimiliki Prajogo Pangestu.

"Semua ikut berpartisipasi kok. Iya, (mereka) berminat," ungkap Rosan kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 4 September 2025. 



Danantara menargetkan total emisi Patriot Bond senilai Rp50 triliun, dengan tenor 5 dan 7 tahun. Kupon atau imbal hasil yang ditawarkan berada di kisaran 2 persen.

Secara khusus, hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mendukung proyek transisi energi, terutama pemanfaatan limbah menjadi energi (waste-to-energy). 

Selain itu, Patriot Bond diharapkan dapat memperluas basis pembiayaan domestik sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembiayaan asing.

Penerbitan Patriot Bond akan dilakukan melalui mekanisme private placement, yakni ditawarkan langsung kepada sekelompok kecil investor terpilih, bukan kepada masyarakat umum. 

Dengan skema tersebut, sasaran utama adalah kelompok usaha besar di Indonesia.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya