Berita

Aksi anarkisme di dekat Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Kamis 28 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Ormawa Unpam Kutuk Tindakan Anarkis di tengah Aksi Mahasiswa

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 18:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Pamulang (Unpam) mengutuk aksi anarkisme, seperti penjarahan, yang dilakukan sekelompok massa. Karena tindakan tersebut mencederai nilai-nilai perjuangan aksi mahasiswa dan masyarakat pada sepekan kemarin.

Ketua Ormawa Unpam, Aji mengatakan, gerakan mahasiswa dan masyarakat semata-mata untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah dan perilaku DPR RI yang sangat tidak bermoral.

"Kami berharap pemerintah dapat meresponsnya dengan cepat dan meminta aparat tidak represif serta dapat mengawal aksi massa dengan baik kedepannya agar tidak terjadi kekisruhan," kata Aji dalam keterangan resmi pada Kamis 4 September 2025.


Namun kenyataannya, kata Aji, setiap aksi penyampaian pendapat justru kerap terjadi aksi anarkisme. Mulai dari lemparan batu, bambu, atau perusakan fasilitas umum lainnya.

"Kami sangat menolak gerakan anarkisme, karena itu bukan tipikal mahasiswa dalam memperjuangkan keadilan," kata Aji.

Aji menekankan mahasiswa adalah kelompok akademisi yang mengedepankan gagasan dan kritik dalam upaya penyampaian aspirasi lewat demo, bukan gerakan anarkisme.

Selain itu, civitas akademika Unpam sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 2501/A/UNPAM/PMN/VIII/2025 kepada mahasiswa Unpam untuk menjaga ketertiban di lingkungan kampus dan masyarakat agar suasana ruang aspirasi dan kritik tetap pada jalurnya.

Di sisi lain, kata Aji, Ornawa Unpam mengeluarkan lima pernyataan.

Pertama, menolak keras bentuk gerakan anarkisme di tengah gerakan aksi di Indonesia saat ini. Kedua, gerakan mahasiswa dan masyarakat tidak boleh ditunggangi oleh kelompok tertentu untuk kepentingan politik.

Ketga, gerakan mahasiswa benar-benar untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Indonesia terhadap Pemerintah. Keempat  mengimbau kepada semua elemen gerakan untuk tetap menjaga keamanan dalam tiap gerakan, dan memastikan gerakan masa sesuai dengan aturan yang ada. 

"Terakhir, memastikan perjuangan aspirasi mahasiswa dan masyarakat tetap berjalan sampai menang," kata Aji.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya