Berita

Ilustrasi/Foto: PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)

Bisnis

Harga CPO Menguat karena Ekspektasi Permintaan

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 14:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak kelapa sawit (CPO) berjangka Malaysia menguat, didorong oleh ekspektasi permintaan ekspor yang tetap solid. 

Pasar melihat permintaan ekspor minyak sawit pada September berpotensi tetap tinggi, yang menjadi pendorong utama sentimen positif di pasar.

Sementara hasil survei  Reuters, memperkirakan stok minyak sawit Malaysia akan meningkat untuk bulan keenam berturut-turut pada Agustus. Kenaikan ini disebabkan laju produksi yang masih lebih tinggi dibandingkan ekspor, meski ada tanda-tanda pemulihan permintaan global.


Investor juga terus mencermati rilis data permintaan dan pasokan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) yang dijadwalkan pekan depan.

Harga minyak sawit untuk kontrak pengiriman November di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 38 Ringgit atau 0,86 persen menjadi 4.480 Ringgit per metrik ton, atau sekitar 1.065,40 Dolar AS pada perdagangan Kamis siang, 4 September 2025.

Penguatan ini menandai pembalikan arah setelah penurunan 0,76 persen pada sesi sebelumnya. 

Bursa Malaysia akan ditutup pada sesi Jumat untuk memperingati hari libur nasional.

Minyak sawit juga mendapatkan dukungan dari pergerakan harga minyak nabati global. 

Kontrak minyak kedelai (soyoil) paling aktif di Dalian naik 0,14, sementara kontrak minyak sawitnya menguat 0,3 persen. 

Di Chicago Board of Trade, harga minyak kedelai terpantau menguat 0,06 persen.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya