Berita

Kepala Bappisus, Aris Marsudiyanto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kepala Bappisus Bantah Situasi Darurat usai Kericuhan

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 14:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menepis kekhawatiran publik terkait kemungkinan status darurat setelah demo ricuh di Indonesia. 

“Enggak (ada situasi darurat). Situasinya sudah aman kan. Kita semuanya sudah bersatu, semua elemen bangsa,” ujar Aris jelang rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 4 September 2025.

Sementara itu, terkait banyaknya personel TNI yang masih terlihat di berbagai titik di Jakarta, Aris menyebut hal itu dilakukan secara profesional demi menjaga kondusifitas.


“Ya, semuanya bertindak secara profesional,” kata Aris, seraya menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan bukan hanya berada di tangan TNI-Polri, melainkan seluruh elemen bangsa.

Aris menekankan pentingnya menjaga kekompakan antar elemen bangsa. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, telah membantu mempercepat stabilisasi situasi.

“Ya, aman. Semuanya aman. Kita harus kompak. Dan semua elemen bangsa juga sudah terlibat. Kemarin seluruh ormas-ormas keagamaan, semuanya terlibat menjadi satu. Kita jaga kekompakan ini, Indonesia akan maju,” tuturnya.

Ia juga mengimbau media untuk lebih mendorong semangat persatuan dengan pemberitaan yang konstruktif.

“Marilah kita sama-sama lah, media juga harus mendorong rasa persatuan dan kesatuan bangsa ini. Memberitakan semua hal-hal yang positif ya. Jangan setiap saat beritanya penuh dengan kekerasan seperti itu. Harapan saya,” tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya