Berita

(Kedua dari Kiri) Nurofiq, Islamic Organization Partnership Prudential Syariah; (Ketiga dari Kiri) Dr. Amirsyah Tambunan, M.ag, Ketua MPW Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah(Foto: Prudential Syariah)

Bisnis

Perempuan Harus Punya Bekal Literasi dan Akses Keuangan Berbasis Syariah

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 14:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peran perempuan sebagai penggerak ekonomi bangsa tak bisa dipandang sebelah mata. Data Kementerian Koperasi dan UKM (2024) menunjukkan, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07 persen. 

Dari jumlah itu, lebih dari 64 persen dikelola oleh perempuan, yang artinya sekitar 41 juta pelaku usaha perempuan telah berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi nasional. 

Namun, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025 mengungkap masih adanya kesenjangan: literasi keuangan perempuan (65,58 persen) lebih rendah dibanding laki-laki (67,32 persen). 


Kondisi serupa terlihat pada inklusi keuangan syariah yang baru mencapai 43,42 persen untuk literasi dan 13,41 persen untuk inklusi, jauh di bawah keuangan konvensional.

Prudential Syariah bersama Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPW PP Muhammadiyah) terus berupaya memberikan edukasi terkait keuangan syariah yang kali ini dikhususkan untuk para perempuan.  

Melalui program edukasi bertajuk “Perencanaan Keuangan Keluarga Berbasis Syariah: Solusi Proteksi dan Investasi untuk Masa Depan Perempuan”, Prudential Syariah menghadirkan edukasi keuangan syariah yang dikemas sesuai dengan kebutuhan perempuan Indonesia masa kini.

Acara yang digelar di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, baru-baru ini diikuti lebih dari 200 peserta muslimah yang tergabung dalam Aisyiyah (organisasi perempuan Muhammadiyah), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. 

Kemitraan ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi strategis Prudential Syariah dengan PP Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, untuk mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Fokus utama kolaborasi ini adalah untuk memberdayakan perempuan agar lebih melek keuangan syariah sekaligus memiliki akses perlindungan finansial yang inklusif.

Nurofiq, Islamic Organization Partnership Prudential Syariah, mengatakan, perempuan, terutama ibu, memiliki peran mulia dalam memajukan perekonomian bangsa yang dimulai dari keluarga. 

"Bersama MPW PP Muhammadiyah, kami ingin memastikan perempuan Indonesia mendapat bekal literasi dan akses keuangan, khususnya berbasis syariah secara memadai. Kami ingin memastikan perempuan Indonesia mendapatkan akses yang setara untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi syariah nasional,” ujar Nurofiq dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis 4 September 2025.

Menurut Nurofq, dengan serangkaian langkah ini, Prudential Syariah berharap dapat menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia melalui solusi asuransi syariah yang inklusif. 

"Lebih jauh, inisiatif ini diharapkan mampu menjadikan perempuan sebagai motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi syariah di tanah air," tutupnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya