Berita

Menteri Agaman Nasaruddin Umar di acara Nikah Fest di Istiqlal, Kamis 4 September 2025 (Foto: Kementerian Agama)

Nusantara

Kemenag Gelar Nikah Fest di Istiqlal, Bantu Masyarakat yang Terkendala Biaya

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 12:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara Nikah Fest, perhelatan akbar pernikahan massal gratis bagi 100 pasangan dari wilayah Jabodetabek.

Acara yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Kamis 4 September 2025 ini dihadiri oleh Menteri Agama (menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, perwakilan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, perwakilan dari Kementerian Sosial, Kepala Kanwil Agama Banten Amrullah, pejabat Kemenag lainnya serta keluarga dari masing-masing mempelai pria dan wanita.

Peserta, yaitu pasangan pengantin, tidak dipungut biaya. Mereka diberikan fasilitas bulan madu di hotel selama satu malam serta modal usaha sebesar Rp2 juta per pasangan.


Menag mengatakan, program ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang ingin menikah namun terkendala biaya.

“Melalui kegiatan ini, semuanya gratis, tanpa ada biaya penghulu. Bahkan, pasangan juga diinapkan di hotel dan mendapat modal usaha Rp2 juta. Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Nasaruddin.

Selain membantu memangkas biaya, kata Nasaruddin, pemerintah juga mempermudah birokrasi perkawinan. Bahkan, mahar pernikahan turut dibantu agar pasangan tidak terbebani.

Menag juga menyampaikan nasihat berharga untuk mengarungi bahtera rumah tangga serta tiga hakikat pernikahan, yaitu sebagai peristiwa hukum, adat, dan syariah.

Sebagai peristiwa hukum, pernikahan adalah perjanjian suci yang tercatat secara resmi di negara. 

“Pernikahan adalah sesuatu yang mulia, atau perjanjian suci yang langsung diberikan apresiasi Allah SWT. Karena tercatat di KUA sebagai representasi kehadiran negara,” terang Menag.

Menag menekankan pentingnya pencatatan pernikahan bagi kehidupan bernegara karena dengan akta nikah, pasangan pengantin mendapatkan Akta Kelahiran, dan dengan Akta Kelahiran bisa mendapatkan Akta Keluarga, setelah itu mendapatkan KTP, dan seterusnya. 

Kemudian sebagai peristiwa adat, pernikahan menyatukan dua keluarga besar. 

“Pengantin laki-laki akan mendapatkan dua orang tua, sebaliknya orang tua perempuan juga harus menganggap anak pengantin laki-lakinya,” ujar Menag.  

“Jika kita ingin melihat Allah tersenyum, buatlah orang tua kita tersenyum. Demikian sebaliknya,” sambungnya.

Sebagai peristiwa syariah, pernikahan menghalalkan sesuatu yang sebelumnya haram. 

“Apabila besok ada masalah dalam rumah tangga, agama mengajarkan kita, jangan menyelesaikan persoalan di tempat terlarang. Ambil air wudhu, selesaikan persoalan di atas sajadah," ujar Menag.

Sementara, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan kegiatan Nikah Fest  merupakan bentuk fasilitasi pemerintah kepada masyarakat, khususnya pasangan yang ingin membina rumah tangga. 

“Ada 100 pasangan pengantin yang turut serta dalam kegiatan menikah gratis kali ini. Karena pernikahan membawa berkah. Dulu waktu nikah dulu kita tidak mempunyai apa-apa, tapi setelah nikah, membawa berkah, sekaligus menyambut Indonesia Emas, apalagi di bulan penuh berkah,” ujar Abu Rohmad.

Peserta Nikah Fest harus lebih dulu memenuhi semua syarat dan rukun pernikahan secara sah. 

“Melalui Nikah Fest ini jangan sampai tidak terpenuhi syarat nikah, rukun nikahnya, plus buku nikah,” tegas Abu Rohmad.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya