Berita

Ilustrasi. (Foto: Web Muhammadiyah)

Nusantara

Warna Pink-Hijau Simbol Perlawanan Baru Lawan Ketidakadilan

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 11:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam beberapa hari terakhir, linimasa media sosial Indonesia, khususnya Instagram, ramai dipenuhi foto profil bernuansa pink dan hijau. 

Fenomena ini muncul usai aksi demonstrasi 28 Agustus 2025, ketika warganet menjadikan warna sebagai simbol solidaritas atas 17+8 Tuntutan Rakyat.

Bukan sekadar tren, warna kini menjelma identitas kolektif di ruang digital maupun aksi massa. 


Pakar Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Fajar Junaedi menyebut visual memainkan peran penting dalam mengikat solidaritas gerakan sosial.

“Biru resistensi dapat ditelusuri dari visual peringatan darurat dengan latar biru tua dan garuda putih. Dalam banyak gerakan rakyat, biru kini digunakan sebagai simbol perlawanan sekaligus harapan. Di Indonesia, istilah Resistance Blue merepresentasikan identitas bagi mereka yang menyuarakan keadilan dan menentang ketidakadilan,” jelas Fajar, lewat keterangan resminya dikutip redaksi, Kamis, 4 September 2025.

Selain biru, warna pink juga menjadi ikon perlawanan baru. Awalnya, pink lekat dengan kesan lembut dan stereotip gender. Namun, viralnya foto seorang ibu rumah tangga berhijab pink di tengah demonstrasi mengubah makna itu.

“Warna pink yang semula identik dengan kelembutan dan stereotip gender, justru menjadi simbol kekuatan dan keberanian. Warganet bahkan menggunakan latar pink dalam foto profil sebagai bentuk solidaritas,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, tragedi seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis juga melahirkan simbol Hijau Pahlawan (Hero Green). Warna hijau dipandang sebagai representasi semangat dan pengorbanan seorang pahlawan.

“Ketiga warna ini—Resistance Blue, Brave Pink, dan Hero Green—membangun narasi visual yang kuat dalam kampanye digital. Generasi Z dan milenial secara sadar maupun karena FOMO menggunakannya sebagai identitas kolektif di dunia maya,” terang Fajar.

Ia juga menyinggung hasil riset Håkan Johansson dan Gabriella Scaramuzzino dalam New Media and Society (2022), yang membuktikan media sosial bisa menggerakkan netroots secara cepat dan masif.

Namun, Fajar memberi catatan, melimpahnya energi digital ini butuh konsistensi agar gerakan tetap relevan. 

“Fenomena buzzer dan influencer justru menjadi antitesis dari gerakan warganet. Karena itu, pemaknaan simbol dan visual warna ini menunjukkan adanya daya resistensi organik yang tumbuh di masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya