Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menguat saat Pergerakan Obligasi jadi Sorotan

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 09:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia menguat di Kamis pagi, 4 September 2025, saat investor mencermati pergerakan pasar oblogasi global.

Obligasi jangka panjang di seluruh dunia berada di bawah tekanan. 

Imbal hasil obligasi AS tenor 30 tahun naik tipis di atas 5 persen pada Rabu pagi setelah pengadilan memutuskan sebagian besar tarif era pemerintahan Presiden Donald Trump adalah ilegal.


Imbal hasil obligasi tenor 30 tahun Jepang berada di level tertinggi sepanjang masa pada Rabu, dengan kenaikan 100 basis poin sepanjang tahun ini yang didorong oleh inflasi tinggi, rendahnya suku bunga riil, dan ketidakpastian politik.

Australia akan merilis data belanja rumah tangga untuk Juli pada hari ini.

Indeks ASX 200, Australia dibuka naik 0,67 persen, lalu berlanjut meningkat 0,75 persen atau 65,4 poin ke 8.804,2.

Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka menguat 0,45 persen dan berlanjut naik 0,27menjadi 3.193,02.
Indeks Kosdaq meningkat 0,84 persen. 

Indeks Nikkei 225 Jepang melaju 1,17 persen (490,04 poin) ke posisi 42.428,93, setelah dibuka meningkat 0,57 persen. Sementara Topix naik 0,41 persen.

Penguatan bursa Asia pagi ini mengikuti kenaikan indeks saham acuan pada sesi penutupan bursa saham utama Eropa dan Wal Street didorong reli saham teknologii.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan  berpeluang melanjutkan kenaikan menuju 7.950. 

Namun begitu, tetap  rawan terkoreksi menjelang libur panjang akhir pekan.

Kemarin, IHSG mengakhiri sesi perdagangan  dengan melaju 1,08 persen ke posisi 7.885.

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO) , di New York Stocks Exchange naik 0,40 persen menjadi 17,79 Dolar AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya