Berita

Ketum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) dan Ketua Partai Nasional Inisiatif Palestina, Mustafa Barghouti (kanan) (Foto: Dok. Fraksi PKB)

Politik

Tokoh Palestina Kecam PBNU Undang Pendukung Israel

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 08:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Partai Nasional Inisiatif Palestina, Mustafa Barghouti, menyampaikan kecaman tegas terhadap sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang mengundang tokoh akademisi pendukung Israel, Peter Berkowitz, dalam sebuah agenda diskusi. 

Hal itu disampaikan Barghouti saat melakukan kunjungan resmi ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) dan diterima langsung oleh Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Rabu malam 3 September 2025.

Barghouti menyayangkan langkah PBNU yang dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan, terlebih di tengah agresi brutal Israel terhadap rakyat Palestina yang telah diakui dunia internasional sebagai bentuk genosida.


“Kami mengamati dengan serius sikap PBNU dan PKB. Jika PBNU mengambil posisi sebagai organisasi moderat (tawazun), seharusnya tidak melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pembenaran genosida,” tegasnya.

"Dialog tidak pantas dilakukan dengan mereka yang oleh Mahkamah Internasional telah ditetapkan sebagai pelaku kejahatan. Israel bukan hanya musuh bagi Palestina, tapi juga musuh bagi umat Islam dan kemanusiaan," sambungnya.

Barghouti juga mengapresiasi konsistensi sikap PKB dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dan berharap akan ada langkah-langkah konkrit lanjutan dalam bentuk kerja sama dan solidaritas internasional.

“Terima kasih kepada PKB atas sikap yang sudah diambil selama ini. Kami harap ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih kuat ke depan. Kami juga memohon agar PKB memberikan tekanan moral dan politik kepada PBNU atas sikap mereka yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan,” lanjutnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Cak Imin menyampaikan pandangannya secara terbuka dan membenarkan jika sikap oknum PBNU memang tidak dapat dibenarkan. 

“Menyangkut PBNU, kita sependapat. Sikap PBNU tidak bisa dibenarkan,” tegas Cak Imin./

Pertemuan kedua tokoh diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina serta meningkatkan tekanan diplomatik terhadap segala bentuk penjajahan dan kekerasan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya