Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Berakhir Positif setelah Aksi Jual Obligasi Reda

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa berakhir di area positif pada perdagangan Rabu 3 September 2025 waktu setempat, setelah sehari sebelumnya tertekan akibat lonjakan imbal hasil obligasi jangka panjang yang memicu kekhawatiran pasar.

Imbal hasil obligasi 30 tahun Prancis turun sekitar 5 basis poin menjadi 4,4547 persen setelah sempat mencapai level tertinggi dalam 16 tahun di hari sebelumnya. Namun, kehati-hatian tetap berlaku di tengah kekhawatiran politik karena pemerintahan Perdana Menteri Francois Bayrou bersiap menghadapi mosi tidak percaya minggu depan.

Kekalahan dalam pemungutan suara kunci ini dapat meruntuhkan pemerintahan koalisi minoritas Bayrou dan mendorong Prancis ke dalam ketidakpastian politik dan fiskal yang lebih dalam.


Perkembangan ini dipicu oleh keputusan perdana menteri untuk mendorong rencana pemangkasan anggaran yang tidak populer pada tahun 2026.

Imbal hasil obligasi jangka panjang di Jerman dan Italia juga mereda setelah lonjakan pada hari sebelumnya.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,66 persen atau 3,61 poin menjadi 546,78.

Penguatan ini didorong oleh kenaikan saham sektor kesehatan, termasuk Roche Holdings dan AstraZeneca. 

Bursa regional utama juga menghijau. Di Jerman, Indeks DAX naik 0,46 persen atau 107,47 poin menjadi 23.594,80.

FTSE 100 Inggris bertambah 0,67 persen atau 61,30 poin menjadi 9.177,99. CAC Prancis menguat 0,86 persen atau 65,46 poin menjadi 7.719,71.

Saham Adidas melambung 4,8 persen setelah Jefferies menaikkan peringkat sahamnya menjadi "buy" dari "hold".

Saham Swiss Life melorot 1,2 persen setelah melaporkan laba bersih semester I melemah akibat kenaikan beban pajak. 

Sektor asuransi secara keseluruhan menyusut 0,5 persen dan tercatat sudah kehilangan 2,5 persen sepanjang pekan ini, seiring kerentanan portofolio terhadap gejolak obligasi jangka panjang.

Saham perusahaan bioteknologi Denmark, Genmab, melejit 5,1 persen setelah uji klinis menunjukkan obat kanker Epcoritamab dapat diberikan di layanan rawat jalan untuk pasien limfoma kambuhan.

Saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa turun 0,4 persen. Serikat pilot VC Jerman menyerukan pemogokan pada Selasa malam setelah gagalnya perundingan dengan maskapai tersebut mengenai skema pensiunnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya