Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Data Tenaga Kerja AS Melemah

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Data lowongan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) turun lebih dari yang diharapkan. 

Pasar tenaga kerja telah melambat yang disebabkan salah satunya adalah kebijakan tarif yang diterapkan Presiden AS Donald Trump. 

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan jumlah lowongan kerja (Job Openings and Labor Turnover Survey/JOLTS) pada Juli 2025 turun lebih dalam dari perkiraan, hanya mencapai 7,181 juta dibandingkan proyeksi 7,378 juta.


Angka tersebut merupakan yang terendah sejak September 2024. 

Pengangkatan tenaga meningkat 41.000 menjadi 5,308 juta di bulan Juli. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) naik 12.000 menjadi 1,808 juta. 

Laporan ketenagakerjaan yang diawasi ketat oleh pemerintah yang akan dirilis ada Jumat pekan ini kemungkinan akan menunjukkan nonfarm payrolls meningkat 75.000 pekerjaan pada bulan Agustus setelah naik 73.000 pada bulan Juli. 

Tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 4,3 persen. 

Ketua Federal Reserve Jerome Powell bulan lalu mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan bank sentral AS pada 16-17 September 2025. Ia sudah mulai mewaspadai meningkatnya risiko pasar tenaga kerja.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya