Berita

Tank pasukan Israel (Foto: Reuters)

Dunia

Satu Juta Warga Gaza akan Terusir Akibat Rencana Serangan Israel

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel memprediksi serangan besar-besaran yang direncanakan terhadap Kota Gaza akan memaksa sekitar satu juta warga Palestina mengungsi ke wilayah selatan.

Militer Israel saat ini tengah mengerahkan kekuatan penuh untuk merebut Kota Gaza, pusat perkotaan terbesar di Jalur Gaza bagian utara. Rencana ini memicu kekhawatiran global, karena jutaan warga sipil Palestina sudah menghadapi krisis kemanusiaan yang parah.

“Sekitar 70 ribu warga Palestina telah meninggalkan wilayah utara Gaza untuk menghindari serangan,” kata seorang pejabat senior dari COGAT -- badan di bawah Kementerian Pertahanan Israel yang mengatur urusan sipil di wilayah Palestina, dikutip dari AFP, Kamis, 4 September 2025.


Pejabat tersebut menambahkan, Israel memperkirakan sekitar satu juta orang akan mengungsi, meski belum menyebutkan kapan proses evakuasi besar-besaran itu akan terjadi.

Sementara itu, ratusan warga Israel turun ke jalan di Yerusalem untuk menuntut gencatan senjata dan pembebasan sandera. Aksi protes ini dipimpin oleh keluarga para sandera dan kelompok antiperang Israel, digelar selama tiga hari dan akan memuncak pada Jumat -- tepat hari ke-700 sejak Hamas melancarkan serangan besar terhadap Israel pada Oktober 2023.

Dari total 251 orang yang disandera Hamas dalam serangan tersebut, 47 masih berada di Gaza hingga kini, termasuk 25 orang yang menurut militer Israel sudah tewas.

Bulan lalu, Hamas menyatakan telah menerima usulan gencatan senjata baru yang mencakup pembebasan sandera secara bertahap. Namun, hingga kini Israel belum memberikan jawaban resmi. 

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa perang hanya akan berakhir sesuai ketentuan Israel, dan pemerintah tetap bersiap melanjutkan rencana serangan ke Kota Gaza.

Sekitar dua juta penduduk Gaza telah mengungsi setidaknya sekali sejak perang pecah hampir dua tahun lalu. Menurut PBB, sekitar satu juta orang kini masih bertahan di Kota Gaza dan sekitarnya, di mana kondisi kelaparan sudah diumumkan.

Pada akhir Agustus lalu, juru bicara militer Israel menyebut evakuasi Kota Gaza “tidak dapat dihindari”. Namun, Palang Merah memperingatkan bahwa upaya evakuasi massal tidak mungkin dilakukan secara aman dan bermartabat mengingat situasi kemanusiaan yang sangat buruk.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya