Berita

Prajurit TNI menjaga kawasan rumah Menkeu Sri Mulyani Indrawati di Pondok Aren, Tangsel, Banten pada Minggu, 31 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Presisi

Polisi Tangkap Penjarah Rumah Srimul

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 06:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang Selatan telah menangkap pelaku penjarahan rumah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Pondok Aren, Tangsel, Banten pada Minggu, 31 Agustus 2025 lalu.

"Benar Satreskrim Polres Tangsel sudah menangani perkara tersebut bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang kepada wartawan, Rabu, 3 September 2025.

Kini para pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. 


"Sudah kita amankan beberapa pelaku, sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan," jelasnya.

Viktor pun berjanji akan menyampaikan secara lengkap kasus ini dalam waktu dekat.

'Kami sedang melakukan pendalaman, perkembangan selanjutnya akan disampaikan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui massa yang menjarah rumah Sri Mulyani di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan bukan dari masyarakat sekitar.

Saksi mata yang juga warga setempat, Olaf (34) menyebut penjarahan terjadi dua kali pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025.

"(Penjarahan) yang kedua itu setengah 3 (02.30 WIB). Gelombang 1-nya setengah satu (00.30 WIB)," kata Olaf.

Ia melihat massa menjarah membawa elektronik, sampai dengan alat makan dari rumah Sri Mulyani. Olaf menyebut saat kejadian, hanya terlihat penjaga rumah Sri Mulyani.

"(Massa membawa) TV, lukisan, ya itu yang gelombang kedua aja bawa piring, bawa baju, dia teriak-teriak 'ini nih, buat ibu gua'. Bawa piring. Ini piringnya tebel," jelas Olaf.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya