Berita

Gerakan pangan murah (GPM) di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 3 September 2025. (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

Presisi

Gerakan Pangan Murah Polda Metro Pastikan Stok Beras Aman

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 01:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah menjaga stabilitas harga sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat di Jakarta pada Rabu, 3 September 2025.

“Polri hadir turun langsung memantau jalannya distribusi. Pengawasan ini bertujuan memastikan agar pelaksanaan GPM berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran. Dengan begitu, masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari program yang digagas Polri,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara nasional dengan target distribusi lima ton beras. 


GPM yang digelar di Mapolda Metro Jaya disambut antusias berbagai elemen masyarakat.

"Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri melalui penyaluran beras SPHP (stabilitas pasokan dan harga pangan) dengan harga terjangkau. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari capaian distribusi beras SPHP yang baru mencapai 5,87 persen dari target Agustus 2025," beber Ade.

Terpisah, Kasubdit Indag Ditreskrimsus AKBP Ardila Amry mengatakan kegiatan ini sebagai langkah menjaga stabilitas pangan nasional. 

“Dengan dukungan berbagai pihak, Polri ingin memberikan kepastian bahwa stok beras tersedia dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kelangkaan maupun lonjakan harga,” kata Ardila.

Sebab, sejatinya beras tersebut dijual dengan harga Rp11 ribu per kilogram.

Namun untuk hari ini, beras dibagikan gratis kepada warga, petugas kebersihan, serta pengemudi ojek online (ojol).

"Dengan adanya program ini, Polri mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasokan beras dipastikan aman, harga terkendali,  dan distribusi terus berjalan secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2025," pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya