Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Nasdem Berbenah Buntut Sikap Offside Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 01:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem menjadi sorotan publik lantaran dua kadernya yang duduk di parlemen yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dinilai offside serta menghina masyarakat.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa menuturkan partainya akan berbenah agar tidak ada lagi kader-kader yang melanggar kode etik.

“Ya kan kita terus, kalau partai kan komitmen terus kan berbenah. Dan semua partai saya rasa sama. Terus melakukan proses pembenahan,” kata Saan kepada wartawan di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Rabu, 3 September 2025.


Terkait adanya demonstrasi massa di Tower Nasdem beberapa waktu lalu, Saan mengatakan akan memanggil kader-kader yang menjadi biang kerok kegaduhan.

“Ya kita tentu akan memanggil semua ya. Jadi apa minta klarifikasi dan sebagainya itu penting kita lakukan. Makanya kita masuk pada tahap tadi non-aktif. Dan berikutnya kita minta untuk fasilitas untuk tidak diberikan,” tandasnya.

Fraksi Partai Nasdem meminta penghentian gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas yang melekat pada dua anggota yang telah dinonaktifkan yaitu Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.

Hal ini menindaklanjuti Surat DPP Partai Nasdem Nomor 168-SE/DPP-NasDem/VIII yang menonaktifkan kedua anggota tersebut, terhitung sejak 1 September 2025.

“Fraksi Partai Nasdem DPR RI meminta penghentian sementara gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas bagi yang bersangkutan, yang kini berstatus nonaktif, sebagai bagian dari penegakan mekanisme dan integritas partai,” tegas Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat lewat keterangan resminya yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 3 September 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya