Berita

Konferensi pers PBB merespons kondisi terkini Indonesia. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

PBB: Pejabat Harus Bermoral Bukan Flexing di Media Sosial

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 00:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Bulan Bintang (PBB) mengimbau elit penguasa baik eksekutif, legislatif, yudikatif dan aparat penegak hukum untuk tidak pamer kemewahan yang bisa memicu kemarahan rakyat.

Imbauan disampaikan merespons aksi massa berujung gejolak nasional yang terjadi baru-baru ini.

"(Sebaliknya) harusnya punya sikap rendah hati, menunjukkan kesederhanaan serta keteladanan moral," kata Ketua Umum PBB, Gugum Ridho Putra, dalam konferensi pers di kantor DPP PBB, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 3 September 2025.


Ia mengingatkan tindakan flexing atau pamer kemewahan dapat memicu kesenjangan sosial yang melahirkan kemarahan di tengah masyarakat. Terlebih kondisi perekonomian tidak sedang baik-baik saja salah satu indikatornya harga barang-barang kebutuhan pokok naik.

Dia meyakinkan bahwa kedekatan emosional antara pemimpin dengan rakyat adalah pondasi kepercayaan sosial dalam hidup bernegara yang sangat berbeda dari pencitraan.

Terkait aksi massa, Gugum mendukung pemerintah dan DPR untuk berani terbuka melakukan dialog dengan rakyat. 

"Dalam hal ini, dialog terbuka dan penyampaian pendapat secara damai harus selalu diutamakan untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut dari masyarakat sipil maupun aparat negara," kata dia.

Tak lupa, PBB menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa selama aksi berlangsung lalu di Jakarta dan 24 derah lainnya di Indonesia.

"PBB mendesak pemerintah melakukan proses hukum yang transparan, objektif, dan akuntabel terhadap pihak-pihak yang terlibat. Partai ini juga meminta aparat keamanan menjunjung profesionalisme, humanisme, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia," kata Gugum.

Sedangkan untuk internal, Gugum meminta 174 pejabat publik dari partainya di DPRD se-Indonesia untuk menampung aspirasi masyarakat melalui forum dialog.

“Sebagai partai berlandaskan nilai Islam dan kebangsaan, kami meyakini jalan damai, dialog, dan musyawarah adalah cara terbaik menyelesaikan persoalan bangsa,” tegas Gugum.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya