Berita

Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera). (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Papera Minta Pedagang Pasar Waspada Provokasi dan Perketat Keamanan

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 18:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) mengimbau para pedagang pasar dan masyarakat waspada terhadap potensi provokasi yang bisa memicu kerusuhan. Organisasi sayap Gerindra ini juga mengajak masyarakat memperkuat pengamanan di pasar maupun lingkungan sekitar. 

“Sering kami sampaikan ke warga, jangan mudah terprovokasi isu negatif,” kata Ketua DPC Papera Pasar Duta Mas Jakarta Barat, Suparno dalam keterangannya, Rabu, 3 September 2025. 

Imbauan tersebut juga disampaikan lewat aksi pernyataan sikap di beberapa pasar tradisional, seperti Pasar Anyar Bahari Jakarta Utara, Pasar Duta Mas Jakarta Barat, Pasar Petojo Jaya Jakarta Pusat, Pasar Minggu Jakarta Selatan, hingga Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur, Selasa, 2 September 2025.


Suparno memandang, situasi saat ini rawan dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh pengurus pasar dan pedagang memperkuat komunikasi agar informasi yang beredar bisa diklarifikasi sebelum menimbulkan keresahan. 

“Salah satu langkah nyata membuat posko khusus dan pos kamling untuk menjaga lingkungan,” tambah Suparno.

Pengamanan tidak boleh hanya mengandalkan aparat, melainkan harus dimulai dari komunitas pedagang sendiri.

“Kalau kita sendiri tidak peduli, orang luar bisa masuk dan membuat masalah. Makanya kita buat posko dan ronda,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Munip Amir berkeluh kesah. Imbas demo kerusuhan yang terjadi belakangan ini, dagangannya sepi pembeli.

"Gara-gara demo kerusuhan, kami sepi pembeli, banyak barang kami yang busuk tidak ada yang beli. Selain itu, barang dari luar daerah tidak bisa masuk ke Jakarta," kata Munip.

Ketua Umum DPP Papera, Don Muzakir menyebut organisasinya berkomitmen menjaga stabilitas pasar. Papera, kata dia, tidak akan tinggal diam jika ada pihak mencoba memecah belah persatuan. 

“Kami pengurus pasar dan pedagang pasar siap menjaga wilayah kami masing-masing agar tetap aman,” kata Don Muzakir.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya