Berita

Anggota Komisi IV DPR RI Prof Rokhmin Dahuri. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

PDIP:

Pemerintah Harus Cerdas dan Cermat Urus Pangan

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 16:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta untuk cerdas dan cermat dalam mengeluarkan kebijakan di sektor pangan di tengah kondisi yang belum terlalu kondusif saat ini.

Anggota Komisi IV DPR RI Prof Rokhmin Dahuri mendesak pemerintah untuk dapat memastikan bahwa kelangkaan peredaran beras di lapangan, namun di sisi lain harga beras naik.

Hal ini, menurutnya, karena adanya gebrakan kebijakan sektor pangan dari pemerintah sehingga para pengusaha beras masih dalam posisi wait and see.


“Pemerintah itu akan memberlakukan beras satu harga, dan sampai sekarang belum keluar keputusannya,” kata Rokhmin di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 3 September 2025.

Legislator dari Fraksi PDIP DPR RI ini menyayangkan kebijakan pemerintah tersebut seolah menjadikan masyarakat kelinci percobaan.

“Apakah rakyat itu menerima atau tidak, kalau nggak menerima diubah kan konyol,” kata Rokhmin. 


Ia berharap di situasi yang sedang sulit saat ini sektor pangan tidak perlu membuat kebijakan yang seolah menyusahkan rakyat.

“Jangan lagi sektor pangan ini khususnya pertanian lalu membuat kegaduhan, sehingga para investor, para pelaku bisnis malah takut menanamkan modal di negeri kita,” tutupnya.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya