Berita

Pertamina UMK Academy 2025. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

730 UMKM Terbaik Lolos Pertamina UMK Academy 2025 Skala Nasional

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 16:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

RMOL. Kick off Pertamina UMK Academy 2025 resmi digelar nasional secara daring, Rabu, 3 September 2025. Sebanyak 730 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lolos ke tahapan nasional, setelah melalui tahap seleksi panjang dari 9.753 calon peserta. 

Mengusung tagline "Beri Energi Baru Menuju UMK Maju”, Pertamina UMK Academy 2025 diharapkan mampu melahirkan UMKM yang tangguh, inovatif, siap bersaing di pasar lokal dan global serta berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.

"Tahap nasional ini bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan yang lebih besar. Inilah momentum bagi UMKM untuk memperkuat kapasitas usaha, meningkatkan inovasi, memperluas pasar, hingga bersiap masuk ke level global," kata Vice President Corporate Social Responsibility and Small and Medium Enterprise Partnership Program Management Pertamina, Rudi Ariffianto.


Pertamina UMK 2025 dimulai sejak Februari 2025. Antusiasme peserta mengikuti program ini juga besar, dari hampir 10 ribu pendaftar, tercatat 1.490 UMK lolos seleksi mengikuti tahap regional pada delapan wilayah sejak Mei-Juli 2025.

Ribuan peserta berasal dari alumni Pertamina UMK Academy 2024, program pendanaan UMKM Pertamina, Rumah BUMN, hingga berbagai sumber informasi termasuk Pertamina Foundation Preneur. 

Peserta UMK Academy mendapat pendampingan dari 86 akselerator bersertifikat. Mereka menjalani pembelajaran berbasis learning management system, gamifikasi, kunjungan lapangan, serta showcase produk di berbagai daerah.

”Pertamina ingin memastikan UMKM binaan bisa naik kelas, mandiri, dan berkontribusi nyata untuk memajukan perekonomian,” harap Rudi.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan komitmen Pertamina dalam mendukung UMKM naik kelas. Caranya, tidak hanya dengan mendukung pendanaan, tapi menghadirkan ekosistem pembinaan yang komprehensif. 

Pada tahap nasional, lanjut Fadjar, para peserta akan mendapatkan pendampingan yang lebih intensif selama empat bulan. Pertamina menyiapkan hibah alat produksi tepat guna bagi UMK terbaik yang dinilai berhasil membawa usahanya naik kelas lebih cepat.

Tak berhenti di situ, Pertamina juga mendorong UMKM membangun jejaring bisnis yang lebih luas melalui Pertapreneur Aggregator, sebuah program lanjutan dari Pertamina UMK Academy. 

"Kehadiran Pertapreneur Aggregator diharapkan bisa mencetak UMK kolaborator atau business aggregator sehingga membentuk sebuah ekosistem UMK yang tangguh dan mandiri," jelasnya.

Sementara itu, peserta Pertamina UMK Academy 2025 asal Papua yang juga Founder Sasagu, Herlinda Sinaga bersyukur bisa lolos ke tingkat nasional. Ia telah merasakan bisnisnya bisa berkembang lebih pesat lewat program Pertamina.

"Di Pertamina UMK Academy, selain mendapatkan ilmu tentang bisnis, kami juga mendapatkan pendampingan intensif,” kata Herlinda.

Pertamina UMK Academy 2025 merupakan wujud nyata komitmen Pertamina menjalankan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8, yaitu menciptakan pekerjaan layak yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Program ini juga mendukung agenda pemerintah dengan Asta Cita poin ketiga, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya