Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag)

Nusantara

Kemenag: Peserta Pendidikan Profesi Guru 2025 Melonjak

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 12:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama RI secara resmi membuka pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3. 

Acara pembukaan PPG 2025 juga diawali dengan doa lintas agama. Momen ini menjadi simbol kuat persatuan dan harmoni dalam keberagaman, sekaligus penegasan bahwa guru agama, apa pun latar keyakinannya, memiliki peran penting menjaga keutuhan bangsa.

Menteri Agama (Menag) RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., dalam pidatonya mengatakan, kunci membangun bangsa adalah melalui pendidikan, dan guru adalah sub-budaya di dalamnya. 


Maka, katanya, sertifikasi profesi guru menjadi sangat penting. 

Menteri Nasaruddin Umar memaparkan empat kriteria fundamental yang harus dimiliki seorang guru profesional, yaitu; guru profesional harus mampu belajar bagaimana belajar (learning how to learn), belajar bagaimana mengajar (learning how to teach), mengajar bagaimana belajar (teaching how to learn), dan mengajar bagaimana mengajar (teaching how to teach).

Guru juga bukan sekadar pengajar (teacher) dengan pendidik sejati. Guru yang hebat, menurutnya, adalah yang mampu menerapkan active learning dan membangkitkan semangat belajar murid.

“Guru tidak identik dengan penceramah. Guru adalah pengajar dan pendidik. Bukan karena hebat membuat anak tertawa atau bersedih,” ujarnya.

Menurut Data Kemenag ada 206.411 guru madrasah dan guru pendidikan agama. yang ikut PPG dalam Jabatan pada tahun ini. Sementara, tahun lalu ada 29.933 guru. 

Lonjakan ini adalah capaian monumental yang membuktikan komitmen negara dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru.

Menag bersyukur dengan peningkatan ini. Capaian monumental ini menunjukkan komitmen negara untuk meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru.

Dari total peserta tersebut, Kemenag berhasil menuntaskan sertifikasi 91.028 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam jabatan di sekolah. Artinya, PPG guru PAI tuntas tahun ini. 

Capaian ini adalah kali pertama dalam perjalanan PPG Kemenag.

Selain guru PAI, sertifikasi juga diberikan kepada guru lintas agama dan madrasah, meliputi 10.848 guru Pendidikan Agama Kristen, 5.558 guru Pendidikan Agama Katolik, 3.771 guru Pendidikan Agama Hindu, 530 guru Pendidikan Agama Buddha serta 94.736 guru madrasah.

Pencapaian ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan SDM unggul, serta Asta Protas Kemenag untuk mewujudkan pendidikan ramah, unggul, dan terintegrasi.

“Guru adalah profesi mulia," ujar Menag. Ia menekankan pentingnya penghargaan negara terhadap peran guru.

Menag berpesan agar guru memandang PPG sebagai ruang transformasi, bukan hanya syarat administratif. “Dengan sertifikasi ini, kami berharap Bapak-Ibu guru semakin berintegritas, profesional, dan menjadi teladan generasi penerus bangsa,” pungkas Menag.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya