Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Pecah Rekor

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melonjak menembus rekor baru di atas 3.500 Dolar AS per ons, yang didorong oleh meningkatnya keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve bulan ini;

Menurut FedWatch Tool CME Group, pasar memperkirakan peluang 92 persen the Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada 17 September. Dalam lingkungan suku bunga rendah, emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung lebih menarik bagi investor.

Kenaikan logam kuning tahun ini ditopang pembelian berkelanjutan oleh bank sentral, diversifikasi dari Dolar AS, permintaan aset aman (safe haven) di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan, serta pelemahan dolar.


Fokus pasar kini tertuju pada rilis data tenaga kerja non-pertanian (NFP) Amerika, yang akan dirilis Jumat pekan ini. Data yang lemah dapat memicu spekulasi pemangkasan suku bunga hingga 50 basis poin, meski sejumlah analis menilai skenario itu kecil kemungkinannya.

Selain emas, harga perak juga menguat. 

Harga emas spot melesat 1,5 persen menjadi 3.529,01 Dolar AS per ons pada perdagangan Selasa 2 September 2025 waktu setempat, setelah sempat menyentuh 3.529,93 Dolar AS. 

Sementara, harga emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember ditutup melambung 2,2 persen menjadi 3.592,20 Dolar AS per ons.

Harga perak menguat 0,4 persen menjadi 40,84 Dolar AS per ons, tertinggi sejak September 2011. 

Platinum turun 0,2 persen ke posisi 1.397,16 Dolar AS, sementara paladium stabil di 1.137,33 Dolar AS.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya