Berita

Ketua Pansus Peningkatan PAD DPRD Labura, Ahmad Fauzi Syahputra. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Pansus Peningkatan PAD Labura Siap Hasilkan Kajian Terbaik

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 03:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibentuk DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara berjanji akan berupaya maksimal menghasilkan kajian dan rekomendasi terbaik.

Ketua Pansus Peningkatan PAD DPRD Labura, Ahmad Fauzi Syahputra mengungkapkan bahwa masa kerja mereka tidak dapat ditentukan karena melihat situasi dan kondisi. 

“Mungkin prosesnya panjang, karena kita ingin hasil yang komprehensif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Fauzi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 2 September 2025. 


Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut, pansus Peningkatan PAD sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian daerah dan mendorong pembangunan kabupaten bermotto Basimpul Kuat Babontuk Elok tersebut agar lebih maju.

Untuk itu, Fauzi menyatakan bakal melakukan kajian mendalam untuk mengoptimalkan potensi PAD dari berbagai sektor yang ada di kabupaten yang baru memperingati hari jadinya yang ke-17 Juli lalu.

PAD, kata Fauzi, merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. Namun, target PAD Labura saat ini dinilai masih belum maksimal. 

“Semakin besar PAD, semakin mandiri suatu daerah. Karena itu Pansus ini akan menelusuri potensi-potensi yang belum tergarap secara optimal,” ujar Ketua DPD PAN Labura ini.

Lebih jauh, Fauzi menegaskan bahwa Pansus akan bekerja dengan langkah terukur serta terbuka terhadap berbagai masukan. 

“Kami akan berupaya maksimal agar rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi strategi nyata dalam peningkatan PAD Labura ke depan,” pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya