Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Politik

Sudah Tepat Pramono Tidak Turun Hadapi Massa Pendemo

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 18:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sikap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang tidak turun langsung menghadapi aksi massa sepekan kemarin sudah tepat.

Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengatakan, gelombang unjuk rasa besar beberapa waktu lalu menyasar Gedung DPR RI. Sebab tuntutan yang dibawa massa ditujukan kepada elite legislatif dan pemerintah pusat.

"Jadi wajar apabila Gubernur DKI Jakarta memilih untuk tidak turun langsung menemui massa," kata Sugiyanto melalui keterangan elektroniknya di Jakarta, Selasa 2 September 2025.


Menurut Sugiyanto, apabila Pramono menemui pendemo, maka berpotensi menimbulkan tafsir keliru, seakan-akan DKI 1 ingin mengambil alih panggung kebijakan yang seharusnya menjadi domain DPR RI atau Presiden. 

"Pramono yang memilih bekerja di balik layar dengan memprioritaskan ketertiban dan pemulihan kota merupakan keputusan yang logis dan tepat," kata Sugiyanto.

Terkait ada yang membandingkan sikap Pramono dengan Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang memilih turun langsung menemui massa, kata Sugiyanto, juga tidak tepat.

"Di dua daerah tersebut, sasaran massa adalah pemerintah provinsi setempat sehingga wajar jika gubernurnya hadir," pungkas Sugiyanto.




Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya