Berita

Ilustrasi (Foto: Nikkei Asia)

Bisnis

Japan Post Bank Siap Luncurkan Yen Digital pada 2026

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu bank terbesar di Jepang, Japan Post Bank, berencana meluncurkan Yen digital pada akhir tahun fiskal 2026. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan nasabahnya melakukan transaksi keuangan secara digital.

Japan Post Bank, yang menyimpan dana simpanan sekitar 190 triliun Yen, akan menghadirkan DCJPY, mata uang digital berbasis blockchain yang dikembangkan bersama perusahaan teknologi DeCurret DCP.

Dalam pernyataan resminya, pihak bank menjelaskan bahwa nasabah nantinya bisa menukar Yen mereka dengan DCJPY untuk melakukan berbagai transaksi digital, termasuk membeli sekuritas digital dan aset berbasis blockchain lainnya.


“DCJPY akan memungkinkan transaksi instan dan transparan dengan memanfaatkan teknologi blockchain,” ujar Japan Post Bank dan DeCurret DCP, bagian dari Internet Initiative Japan, dikutip dari Reuters, Selasa 2 September 2025.

Berbeda dengan stablecoin, DCJPY sepenuhnya didukung oleh yen dengan rasio 1:1. Artinya, setiap satu DCJPY setara dengan satu Yen, sehingga nilainya stabil dan lebih aman digunakan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya