Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin konferensi pers di Istana Negara, Minggu, 31 Agustus 2025. (Foto: Youtube Sekretaris Presiden)

Politik

Nasdem Dukung Presiden Usut Dugaan Makar di Balik Rentetan Demonstrasi

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 14:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Nasdem menegaskan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas dugaan makar yang muncul di balik gelombang demonstrasi baru-baru ini. 

"Bagi Partai Nasdem, langkah ini merupakan komitmen menjaga transparansi, akuntabilitas dan kepastian hukum bagi publik," ujar Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR, Viktor Bungtilu Laiskoda, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa 2 September 2025.

Fraksi Nasdem menekankan pentingnya membentuk tim investigasi independent untuk pengusutan. Fraksi Nasdem menilai pembentukan tim sebagai kebutuhan mendesak.


"Tim ini diharapkan mampu bekerja secara menyeluruh, objektif dan terbuka, sehingga peristiwa anarkis yang berujung pada dugaan makar dapat diungkap tanpa meninggalkan ruang bagi spekulasi maupun politisasi.

Agar hasil penyelidikan mendapat legitimasi kuat, Fraksi Nasdem mendorong tim investigasi melibatkan unsur penegak hukum, lembaga independen, serta keterwakilan masyarakat.

"Dengan demikian, proses investigasi akan lebih dipercaya publik dan terhindar dari bias kepentingan," ujar Vikor lagi.

Fraksi Nasdem mengingatkan bahwa demokrasi menjamin hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi namun harus dijalankan secara damai dan sesuai dengan koridor konstitusi, sehingga tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk memecah belah bangsa atau mendorong tindakan makar.

Selain itu Fraksi Nasdem mengajak masyarakat tetap waspada terhadap provokasi, hoaks serta narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Dialog dan musyawarah harus diutamakan sebagai jalan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan pandangan. 

"Fraksi Nasdem menegaskan komitmen menjaga keutuhan bangsa, memastikan demokrasi tetap tegak, dan menempatkan hukum sebagai pijakan utama. Dengan kerja bersama seluruh elemen, Indonesia diyakiniakan tetap kokoh dalam persatuan dan demokrasi," tukas Viktor Bungtilu Laiskoda

Gelombang demonstrasi mengarah makar dikonfirmasi langsung oleh Presiden Prabowo setelah bertemu tujuh ketua umum partai politik di Istana, Minggu 31 Agustus 2025. Pertemuan tanpa dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Sekali lagi aspirasi murni yang ingin disampaikan harus dihormati, hak berkumpul secara damai harus dihormati dan dilindungi. Namun kita tidak dapat pungkiri, keliatan gejala adanya tindakan-tindakan di luar hukum bahkan melawan hukum bahkan mengarah kepada makar dan terorisme," kata Presiden Prabowo usai pertemuan.

Dugaan makar kembali diungkap Prabowo usai menjenguk aparat kepolisian korban aksi massa di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Senin 1 September 2025.

"Dan ingat, di Sulawesi Selatan ada 4 ASN, orang tidak bersalah, orang tidak berpolitik menjadi korban, gedung DPR dibakar. Ini tindakan-tindakan makar ini, ini bukan penyampaian aspirasi," kata Prabowo.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya