Berita

Menlu Sugiono di KTT SCO (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Menlu Sugiono Wakili Presiden di KTT SCO Tiongkok

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 13:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-25 Dewan Kepala Negara Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjin, Tiongkok, Senin waktu setempat, 1 September 2025.

Menlu Sugionobmendapat kehormatan hadir sebagai Guest of the Chair dalam sesi SCO Plus Meeting. 

Ia membacakan pernyataan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya perdamaian, solidaritas, serta penghormatan terhadap hukum internasional sebagai pilar utama bagi pembangunan berkelanjutan.


“Kehadiran Indonesia di forum ini merupakan bukti komitmen kami terhadap multilateralisme, prinsip non-blok, dan semangat kerja sama untuk memperkuat suara kolektif Global South,” tegasnya, seperti dikutip dari portal Kementerian Luar Negeri RI.

Menlu RI kemudian menegaskan fondasi "Semangat Shanghai” yang menjunjung rasa saling percaya, kesetaraan, manfaat bersama, dan penghormatan pada keberagaman selaras dengan “Semangat Bandung” yang telah lama mengilhami perjuangan bangsa-bangsa di Asia-Afrika.

"Semangat Shanghai dan Semangat Bandung semakin relevan di dunia yang penuh rivalitas ini,” tegasnya

Sugiono juga menyoroti pentingnya Global Governance Initiative (GGI) yang diusung Tiongkok sebagai upaya mewujudkan kemakmuran bersama.

Selain menghadiri sesi pleno, Menlu Sugiono turut mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi. Dalam pertemuan tersebut, ia menyerahkan surat resmi dari Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Xi Jinping.

“Presiden Prabowo menitipkan salam hangat dan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Tiongkok. Tiongkok adalah mitra dagang terbesar dan salah satu investor utama di Indonesia. Hubungan baik ini harus terus dirawat, berlandaskan saling menghormati dan saling menguntungkan,” tutur Menlu Sugiono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya