Berita

Logo Badan Pusat Statistik (Foto: Wikipedia)

Nusantara

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat 10 Persen

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 12:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Juli 2025 mencapai 1,48 juta kunjungan atau naik 13,01 persen dibandingkan Juli 2024 yang sebanyak 1,31 juta kunjungan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juli 2025, total kunjungan wisman mencapai 8,53 juta kunjungan, atau meningkat 10,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

"Secara rinci, kunjungan wisman pada Juli 2025 paling banyak dilakukan oleh wisatawan berkebangsaan Malaysia (14,32 persen), Australia (11,69 persen), dan Tiongkok (9,76 persen)," kata Pudji dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa 2 September 2025.


Indikator pariwisata selanjutnya yang dirilis oleh BPS adalah jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), yang pada Juli 2025 tercatat mencapai 100,20 juta perjalanan, atau naik 29,72 persen dari Juli 2024. 

Secara kumulatif, sepanjang Januari sampai Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 713,98 juta perjalanan, atau meningkat 19,25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pudji membeberkan jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada Juli 2025 berasal dari Provinsi Jawa Barat 18,29 juta perjalanan, dengan kontribusi sebesar 18,25 persen dari total perjalanan di Indonesia. 

"Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 3,59 persen dibandingkan Juni 2025 (mtm), tetapi naik 41,73 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (yoy),” kata Pudji.

Selain Jawa Barat, provinsi lain yang juga menyumbang jumlah perjalanan besar adalah Jawa Timur dengan 16,67 juta perjalanan atau 16,64 persen dan Jawa Tengah dengan 11,50 juta perjalanan 11,47 persen. 

Daerah seperti DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan turut masuk dalam daftar kontributor utama.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya