Berita

Diplomat KBRI Lima yang tewas ditembak saat bersepeda, Cetro Leonardo Purba (Foto: Peru21)

Dunia

Diplomat RI di Peru Tewas Ditembak Saat Bersepeda

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 10:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang staf diplomat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru menjadi korban penembakan dan dilaporkan tewas di distrik Lince, Senin malam waktu setempat, 1 September 2025. 

Korban bernama Zetro Leonardo Purba (40), ditembak oleh orang tak dikenal saat sedang bersepeda bersama istrinya, hanya beberapa meter dari apartemen yang mereka tempati.

Menurut laporan media setempat 24 Horas, seorang pria bersenjata memberondongkan tembakan ke arah korban, hingga menyebabkan luka serius. 


Meskipun segera dilarikan ke Klinik Javier Prado, tim medis menyatakan nyawa korban tidak tertolong. Sementara itu, istrinya selamat dan kini berada dalam perlindungan aparat keamanan Peru.

Polisi Peru menyebut bahwa korban baru tiba di negara tersebut sekitar lima bulan lalu untuk menjalankan tugas diplomatik. 

Tim forensik telah mendatangi lokasi kejadian guna mengumpulkan bukti, sementara motif penembakan masih dalam penyelidikan.

Komandan Polisi Peru, Daniel Guivara, dalam wawancara dengan TV Peru menegaskan bahwa penyidik belum dapat memastikan motif di balik serangan itu.

"Peristiwa dan motif yang menyebabkan orang ini menjadi korban belum diketahui, tetapi kemungkinan balas dendam tidak dapat dikesampingkan," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan hasil awal dari rekaman kamera pengawas yang mengindikasikan bahwa pelaku kemungkinan adalah warga negara asing.

"Tampaknya, berdasarkan karakteristik fisik yang kami lihat, mereka adalah warga negara asing," tambahnya.

Dalam keterangan terpisah kepada radio Exitosa, Mayor Daniel Guivar menegaskan bahwa kasus ini sangat serius.

"Ini adalah kasus pembunuhan bayaran pertama yang kami tangani tahun ini di distrik ini. Divisi pembunuhan dan Departemen Kepolisian Jesús María (DEPINCRI) sedang melakukan penyelidikan," ujarnya. 

Diketahui, korban tinggal bersama istri dan dua anaknya di sebuah apartemen yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian. 

Hingga kini, aparat Peru masih memburu pelaku yang diduga merupakan bagian dari jaringan kriminal internasional.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya