Berita

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea di Istana Negara, Jakarta, Senin, 1 September 2025. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Presiden KSPSI:

Buruh Siap Hadapi Perusuh

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 06:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengecam adanya aksi anarkis yang terjadi beberapa hari terakhir di beberapa daerah.

“Kami mendukung kondusivitas masing-masing wilayah dan menentang adanya aksi anarkis. Buruh dalam posisi siaga 1 saat ini di semua wilayah industri dan kami sudah instruksikan kepada anggota KSPSI untuk bersiaga di wilayah industri masing-masing. Jangan sampai perusuh masuk ke dalam kawasan industri dan mengganggu para buruh,” kata Andi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 1 September 2025.

Ia pun menuding bahwa aksi anarkis ini cenderung ditunggangi. Andi mencontohkan demo di Bekasi terlihat sangat terorganisir.


“Kelihatannya seperti itu (ditunggangi) karena sangat sporadis. Tadi malam hampir saja masuk kawasan industri di Bekasi dan sekarang jutaan buruh bersiap siaga, kami pastikan tidak akan tinggal diam kalau wilayah industri dan buruh diganggu oleh para perusuh,” ungkapnya.

Kendati demikian, Andi juga menentang jika demonstrasi damai menyampaikan aspirasi dilarang oleh pemerintah. 

“Itu nggak boleh! Demonstrasi adalah hak asasi, ya tetap taat hukum,” tegasnya.

Andi bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Pembaruan Jumhur Hidayat dan Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban dipanggil Presiden Prabowo Subianto guna membahas situasi terkini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya