Berita

Komunikasi Pemuda-pemudi Manggarai. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

KOPI Manggarai:

Anarkisme Pengkhianatan Terhadap Rumah Kita Sendiri

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aksi demonstrasi yang berujung kericuhan hingga penjarahan menuai keprihatinan dari berbagai kalangan. 

Komunikasi Pemuda-pemudi Manggarai (KOPI Manggarai) secara tegas  menolak segala bentuk anarkisme.

Inisiator KOPI Manggarai, Budhi Haryadi menegaskan bahwa mencintai Jakarta berarti menjaga dan melindungi kota ini, bukan sebaliknya. 


“Anarkisme bukan keberanian, tapi pengkhianatan terhadap rumah kita sendiri,” kata Budhi dalam pesan elektroniknya kepada redaksi di Jakarta, Senin malam, 1 September 2025.

Menurut dia, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, terutama di tengah dinamika sosial yang kadang menimbulkan gesekan di masyarakat. 

Ia berharap agar gerakan damai ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di seluruh wilayah Jakarta.

Seruan senada juga datang dari Bayu Andriyanto, perwakilan anak muda Manggarai sekaligus Ketua RT 011 RW 04 Kelurahan Manggarai. 

Ia menekankan komitmen warga muda untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. 

“Kami siap bersama Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga kampung tercinta dari segala bentuk anarkisme yang bisa merusak wilayah Manggarai,” ujarnya.

Bayu menambahkan, semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kunci menjaga keamanan lingkungan. 

Ia percaya, jika pemuda bergerak secara positif, maka stabilitas di masyarakat dapat terjaga dengan baik.

Sementara itu, Khoirur Rozikin, Ketua Karang Taruna Kelurahan Manggarai, menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. 

“Menjaga wilayah Manggarai khususnya serta Kota Jakarta pada umumnya dari segala bentuk perbuatan yang merugikan adalah kewajiban kami sebagai anak muda di wilayah Manggarai. Semoga ke depan Manggarai lebih baik dan Kota Jakarta lebih bermartabat,” jelas Khoirur.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya