Berita

YouTuber Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lopez kembali demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 1 September 2025. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Misi Jovial-Andovi Lopez Demo Lagi di DPR

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 20:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

YouTuber Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lopez kembali turun ke jalan mengikuti demonstrasi bersama sejumlah mahasiswa Universitas Prof Dr Moestopo Jakarta di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Senin, 1 September 2025.

Andovi menuturkan, aksi kali ini membawa 25 tuntutan untuk DPR dan pemerintah.

“Kita akan membuat 17+8 tuntutan rakyat berbasis 3 poin penting. Transparansi, reformasi, dan empati. Yuk kita belajar. Dalam jangka pendek, kita minta 17 tuntutan (direalisasikan DPR) dalam seminggu,” kata Andovi.


Beberapa tuntutan jangka pendek antara lain penarikan TNI dari pengamanan sipil, investigasi kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan dan korban arogansi aparat keamanan dalam mengamankan aksi unjuk rasa beberapa waktu terakhir ini.

Lalu bekukan kenaikan gaji dan tunjangan DPR, transparansi anggaran, dan periksa anggota DPR bermasalah dengan melibatkan KPK.

“Intinya deadline-nya 5 September (jangka pendek),” sambungnya.

Sementara tuntutan jangka panjang, ia memberi tenggat waktu kepada DPR dan pemerintah selama satu tahun ke depan untuk merealisasikan. Beberapa di antaranya adalah reformasi DPR secara besar-besaran.

Kemudian reformasi partai politik reformasi perpajakan agar lebih adil, segera sahkan UU Perampasan Aset, hingga kembalikan TNI ke barak.

Sementara itu, Jovial mengatakan bahwa aksi kali ini menginginkan agar anggota DPR berperilaku buruk dibersihkan dari Senayan.

"Bukan sekadar orang diturunkan. Intinya bersihkan, reformasi DPR besar-besaran," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya