Berita

Doa bersama masyarakat di Polres Tasikmalaya, Jawa Barat. (Foto: Dok. Humas Polres Tasikmalaya)

Nusantara

Polres Tasikmalaya Doa Bersama untuk Kesejukan Bangsa

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Di tengah badai yang menguji persatuan, Polres Tasikmalaya menginisiasi gerakan doa bersama masyarakat di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Tepatnya di Markas Polres Tasikmalaya, ratusan orang berkumpul dalam Istighosah dan Doa Bersama. Mereka adalah ulama, santri, masyarakat, dan komunitas ojek online, yang menyatukan tekad untuk membasuh luka-luka bangsa dengan air mata keikhlasan.

?Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah hadir bersama Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi serta jajaran Forkopimda.


Sebelum doa bersama, masyarakat menggelar sholat ghaib untuk almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia dilindas Rantis Brimob di Jakarta.

Sholat gaib yang dipimpin oleh KH Atam Rustam, Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya, menjadi pengingat bahwa di balik perbedaan, kita adalah satu keluarga besar yang berbagi duka dan suka.

?"Bangsa Indonesia saat ini sedang terluka, sakit dan terkoyak," ujar KH Deni Ramdani Sagara, Khodimul Majelis Dzikir dan Sholawat Pesantren Cipasung kepada warga yang hadir, Senin 1 September 2025.

Dia mengatakan, dengan digelarnya kegiatan itu, ?Tasikmalaya ingin membuktikan bahwa doa dan dzikir memiliki kekuatan yang luar biasa. 

?"Jangan biarkan perbedaan keyakinan, suku, atau pandangan politik merusak harmoni yang telah dibangun para pendahulu kita," pesannya.

"Jadikanlah perbedaan itu sebagai melodi yang memperkaya, sebuah harmoni yang menyejukkan," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya