Berita

Bhante Kamsai Sumano Mahathera di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 1 September 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Presiden Prabowo Undang Tokoh Lintas Agama ke Istana

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 14:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah tokoh lintas agama mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin siang, 1 September 2025.

Mereka memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pertemuan dan doa bersama, di tengah situasi nasional yang membutuhkan ketenangan.

Berdasarkan pantauan RMOL, tokoh agama yang pertama hadir adalah Bhante Kamsai Sumano Mahathera. 


Kepada awak media, ia menegaskan bahwa dirinya mendapat undangan langsung dari pihak Istana untuk bertemu dengan Presiden.

“Hari ini, siang hari ini kami diundang untuk ketemu sama Bapak Presiden. Belum jelas, bahwa hari ini mungkin ketemu, mungkin silaturahmi kepada tokoh agama juga semuanya," ujar Bhante di halaman Istana.

Terkait situasi terkini, Bhante menekankan pentingnya menumbuhkan sikap bijaksana. 

“Kalau dari sekarang yang kita usahakan pentingnya menjagakan supaya kita kebijaksanaan, demi ketenangan dan bahagia bersama,” ungkapnya.

Selain dari kalangan Buddha, hadir pula pemimpin Gereja Bethel Injili Nusantara, Pdt. Drs. John Lokollo. Ia mengonfirmasi bahwa undangan datang langsung dari Presiden Prabowo.

“Dari Pak Prabowo, tadi malam diundangnya,” kata John.

Menurutnya, agenda utama kedatangan para pemuka agama ini adalah untuk mendoakan bangsa. 

“Kita mau doakan supaya situasi negara kita bisa kondusif, rakyatnya bisa tenang, semua pejabat negara juga bisa mengerti apa yang dibutuhkan oleh rakyat, dan kita doakan supaya semuanya akan berjalan lancar, stabil, dan kita bisa hidup sejahtera di Indonesia yang kita cintai,” jelasnya.

John menegaskan bahwa pertemuan ini tidak membicarakan instruksi khusus dari Presiden. 

“Kita doa aja,” kata dia singkat.

Ia juga menyebutkan bahwa selain GBI Nusantara, hadir pula sejumlah pemuka gereja dan tokoh lintas agama lain. 

“Ada tokoh-tokoh agama, lintas agama lah. Ada juga gereja lain juga,” imbuhnya.

Di akhir keterangannya, John menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga ketenangan. 

“Saya mau katakan bahwa keadaan sudah kondusif, kita harus tetap tenang, kita harus kuasai emosi kita, supaya situasi dan kondisi akan berjalan lancar. Rakyat bisa menikmati apa yang mereka inginkan akan boleh tercapai,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya