Berita

Menteri Koordinatro Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Bursa Efek Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Pimpin Doa di BEI, Airlangga Sampaikan Duka untuk Korban Demo

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 10:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban dalam aksi unjuk rasa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. 

“Pertama, saya selaku pribadi dan juga dari Kementerian Pasar Modal menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban dan keluarga yang terkena dampak dari dinamika sosial dan politik yang terjadi akhir-akhir ini,” kata Airlangga di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Senin, 1 September 2025.

Dalam kesempatan itu, Airlangga menyebut sejumlah nama korban yang meninggal dunia, antara lain almarhum Affan Kurniawan (pengemudi ojek online), Sarinawati (Staf Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Makassar), Muhammad Akbar Basri (Pegawai DPRD Makassar),Saiful Akbar (Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah), Budi Haryadi (Anggota Satpol PP Makassar), Rusdamdiansyah (Ojek Online Makassar), Sumari (Tukang Becak Surakarta), dan Rheza Shendy Pratama, (Mahasiswa Yogyakarta)


Usai menyampaikan duka, Airlangga mengajak seluruh pihak untuk mengheningkan cipta. Ia juga memimpin pembacaan doa dengan mengalunkan surat Al-Fatihah bagi korban yang beragama Islam.

Airlangga menekankan bahwa tragedi ini merupakan pukulan berat bagi bangsa, terutama di tengah upaya membangun fondasi ekonomi yang kuat.

“Peristiwa ini tentu merupakan pukulan berat bagi bangsa di tengah keupayaan membangun ekonomi yang kokoh, yang berdaulat,” katanya.

Menurutnya, keresahan sosial tersebut turut memengaruhi rasa khawatir masyarakat, investor, dan pelaku pasar.

“Namun kita harap masyarakat untuk menjaga suasana,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya