Berita

Kolase demonstrasi di Jakarta dan KH. Ma’arif Fuadi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Tokoh Masyarakat Jakarta:

Hentikan Kekerasan dan Provokasi, Jangan Rusak Properti Publik!

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 03:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tokoh masyarakat Jakarta KH. Ma’arif Fuadi, menyerukan pentingnya menjaga kedamaian dan menahan diri dari tindakan anarkis pascagelombang aksi unjuk rasa yang berlangsung di ibu kota.

“Mari kita hentikan tindakan kekerasan dan provokasi. Mari kita jaga fasilitas umum, jangan merusak properti publik, karena pada akhirnya yang rugi adalah masyarakat sendiri,” tegas Ma’arif dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 31 Agustus 2025. 

Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada mahasiswa, pelajar, dan elemen masyarakat yang telah menyuarakan aspirasi di berbagai titik di Jakarta. Ia pun berharap dinamika yang terjadi dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia.


Tidak lupa, Ma’arif menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka dalam aksi yang terjadi beberapa hari terakhir. 

Ia menekankan bahwa Islam sendiri mengajarkan etika dalam memperjuangkan sesuatu. Ketua FKUB Kota Jakarta Timur periode 2019-2024 itu mencontohkan pesan Rasulullah SAW agar tidak merusak atau menyakiti pihak yang tidak bersalah, apalagi menghancurkan sarana umum yang dibutuhkan masyarakat.

“Rasulullah SAW berpesan, jangan membunuh anak-anak yang tidak berdosa, jangan membunuh orang yang berlindung di rumah ibadah, jangan menebang pohon yang sedang berbuah, dan jangan menghancurkan bangunan. Itu pesan Islam, bahwa dalam memperjuangkan sesuatu, kita tidak boleh merusak hal-hal yang tidak terkait dengan perjuangan kita,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya