Berita

Wakil Dekan I Fisipol Unihaz Bengkulu, Bobby Mandala Putra. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Akademisi: Demo ke DPR Salah Alamat

MINGGU, 31 AGUSTUS 2025 | 22:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Demonstrasi yang digelar sejak beberapa hari belakangan seharusnya ditujukan untuk mengkritik pemerintah, bukan DPR.

Wakil Dekan I Fisipol Unihaz Bengkulu, Bobby Mandala Putra menyebut, DPR memang penyambung lidah rakyat. Namun setiap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat, termasuk kenaikan tunjangan DPR, persetujuan akhirnya ada pada pemerintah.

"Sebetulnya aksi demonstrasi itu salah alamat. Kalau kita lihat tuntutannya, mestinya demo ke pemerintah, bukan ke DPR. Kalau tuntutan diterima (pemerintah), bisa langsung dieksekusi," kata Bobby kepada wartawan, Minggu, 31 Agustus 2025.


Di sisi lain, Bobby tak menampik jika eskalasi demo tidak terlepas dari digitalisasi informasi. Lewat ruang digital, publik sadar banyak beban yang diberikan kepada rakyat, salah satunya dalam bentuk pajak dan retribusi.

Belum lagi meninggalnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan usai dilindas kendaraan taktis Brimob menambah kemarahan publik.

"Masyarakat yang sudah lelah menanggung beban pajak dan sulitnya mendapatkan pekerjaan layak, langsung meledak ketika pejabat publik melontarkan kata-kata menyakiti mereka," sambungnya.

Oleh karenanya, Wakil Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Bengkulu ini mengajak semua tokoh publik selalu menjaga sikap dan kalimatnya agar tidak menyakiti hati masyarakat.

"Menjadi pejabat publik itu siap menerima berbagai kritikan. Walaupun dalam kondisi apapun jadi harus siap," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya