Berita

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Haris Pertama:

KNPI Jangan Terpancing Provokasi Demo Anarkis

MINGGU, 31 AGUSTUS 2025 | 20:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menginstruksikan seluruh anggota di daerah ikut menjaga ketertiban di tengah gelombang demonstrasi mengarah anarkis di sejumlah wilayah.

"Seluruh jajaran KNPI provinsi, kota, kabupaten jangan terpancing provokasi. Jaga ketertiban dan tetap fokus pada tujuan demokrasi demi kebaikan bersama," kata Ketua Umum KNPI, Haris Pertama, Minggu, 31 Agustus 2025.

Haris juga mengimbau kepada pengunjuk rasa untuk menyuarakan aspirasi sesuai koridor hukum yang berlaku.


"Hati-hati, jangan sampai merusak fasilitas umum yang selama ini kita gunakan bersama," sambungnya.

Di sisi lain, Haris juga meminta DPR dan pemerintah tidak tebal telinga. Demonstrasi yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia adalah bentuk ketidakpuasan publik atas kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan elite.

"Untuk para pejabat terutama DPR, saya berharap agar mendengar suara-suara rakyat yang menginginkan perubahan," pungkasnya.  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya