Berita

Komplek perumahan menteri Jalan Widya Chandra tampak kondusif. (RMOL/Raiza Andini)

Politik

Situasi Komplek Rumah Dinas Menteri Terpantau Kondusif

MINGGU, 31 AGUSTUS 2025 | 13:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Situasi di komplek rumah dinas menteri, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan pada Minggu, 31 Agustus 2025, terpantau kondusif.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, belum ada pengamanan super ketat baik dari prajurit TNI maupun Polri yang berjaga-jaga di sekitar perumahan dinas menteri dan pimpinan DPR RI ini.

Arus lalu lintas di sekitaran Jalan Gatot Soebroto juga tampak lengang, dan cenderung kosong dari aktivitas mobilitas massa.


Selain itu, tidak ada penjagaan maupun penutupan jalan paska adanya aksi unjuk rasa, beberapa hari lalu. Namun, tampak beberapa prajurit TNI berjaga-jaga di sekitaran lokasi sambil memantau jalan.

Aksi unjuk rasa berujung ricuh selama dua hari sejak hari Kamis, 28 Agustus 2025 hingga Minggu dini hari ini. 

Massa datang dari berbagai kalangan. Mulai dari buruh yang menyuarakan aspirasi soal UU Ciptaker, mahasiswa yang meminta DPR untuk menolak tunjangan rumah, hingga driver ojek online yang meminta usut tuntas insiden terlindasnya Affan Kurniawan.

Mako Brimob di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, menjadi bulan-bulanan massa. Selain itu, sejumlah fasilitas umum juga diamuk massa, dari halte bus Transjakarta, hingga pintu tol dalam kota di kawasan Senayan dan sekitarnya.

Massa juga melakukan penjarahan di kediaman beberapa anggota dewan seperti rumah Ahmad Sahroni, Hendro Purnomo alias Eko Patrio, Nafa Urbach, dan Uya Kuya. Selain itu, rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani juga jadi sasaran amukan massa lantaran tidak terima dengan penerapan pajak yang begitu tinggi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya