Berita

Sahroni dan Nafa Urbach dinonaktifkan dari anggota DPR Fraksi Nasdem. (Foto: RMOL)

Politik

Sahroni-Nafa Urbach Dinonaktifkan, Eko-Kuya Kapan?

MINGGU, 31 AGUSTUS 2025 | 12:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah Nasdem menindak tegas anggota DPR blunder perlu ditiru partai politik lain. Terbaru, Nasdem menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari anggota DPR Fraksi Nasdem terhitung 1 September 2025.

Langkah Nasdem ini disambut positif publik meski dinilai belum tegas hingga ke level pemecatan.

"Jangan nonaktif tapi pecat," tulis akun Arika Fahri mengomentari unggahan Instagram RMOL, Minggu, 31 Agustus 2025.


"Langkah tepat dan terpuji," demikian kata akun Eddiwan Han.

Publik berharap langkah partai pimpinan Surya Paloh ini bisa ditiru partai lain, khususnya anggota dewan yang menjadi pemicu kemarahan publik hingga menggelar demonstrasi di sejumlah titik di Indonesia, seperti halnya anggota DPR Fraksi PAN, Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya.

"Si Eko dan Si Kuya kapan?" tulis akun Amir Hamzah.

"Bagus, lanjutkan dengan yang lain," balas akun Halim Nanang.

Uya Kuya dirujak warga setelah tertangkap kamera asyik joget-joget di sidang tahunan MPR, 15 Agustus 2025. Publik makin marah setelah Uya Kuya menyebut aksi joget-joget sebagai hal wajar karena ia seorang artis.

Sementara Eko Patrio dikecam usai mengunggah video parodi joget sound horeg di akun TikTok pribadinya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya