Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setneg)

Politik

Presiden Prabowo Harus Segera Ambil Alih Kepemimpinan Polri

MINGGU, 31 AGUSTUS 2025 | 11:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya mencopot Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri, Presiden Prabowo Subianto diminta untuk mengambil alih kepemimpinan polri hingga situasi aman dan terkendali.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespons gerakan massa yang sudah tidak terkendali, mulai dari kantor polisi di bakar, gedung dibakar, fasilitas umum dirusak dan dibakar, hingga rumah pejabat dijarah.

"Situasi ini perlihatkan kelumpuhan di pihak keamanan warga negara. Karena polisi tidak lagi nampak di jalan-jalan untuk mengamankan warga," kata Muslim kepada RMOL, Minggu, 31 Agustus 2025.


Muslim melihat, polisi menjadi sasaran massa yang marah akibat tewasnya pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas Rantis Brimob Polda Metro Jaya.

"Situasi tak terkendali ini sangat berbahaya. Bila presiden tidak dapat mengambil sikap tegas," tegas Muslim.

Karena kata Muslim, aituasi keamanan yang tak terkendali secara nasional sepenuhnya tanggung jawab Polri. Sehingga, Polisi tidak dapat menjalankan tugas mengamankan rakyat jika polisi takut kepada rakyat.

"Atas dasar itu, untuk mengendalikan keamanan rakyat dan negara, maka Presiden Prabowo dapat mengambil alih kepemimpinan Polri untuk menjaga ketenangan dan keamanan rakyat. Karena polisi telah menjadi musuh rakyat, kantor-kantor polisi pun dibakar di mana-mana," terang Muslim.

Tak hanya itu kata Muslim, kemanan rakyat dan negara sepenuhnya adalah tanggung jawab presiden.

"Presiden Prabowo wajib mengambil alih kepemimpinan kepolisian sampai situasi aman dan terkendali. Jika tidak, situasi tidak terkendali akan berjalan semakin chaos, dan negara semakin darurat, dan kekacauan semakin meluas dan merajalela," pungkas Muslim.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya