Berita

Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono. (Foto: RMOL)

Politik

Demokrat Utamakan Kepentingan Rakyat Bukan Tunjangan DPR

MINGGU, 31 AGUSTUS 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fraksi Partai Demokrat mengambil sikap tegas dalam merespons wacana kenaikan tunjangan Anggota DPR RI. Partai berlambang mercy ini berkomitmen mendengarkan suara rakyat.

"Kami siap dikritisi, siap dievaluasi, dan terus menjadi bagian dari aspirasi masyarakat," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Anggota F-PD DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Gelombang I yang digelar di Museum SBY-ANI, Pacitan, dikutip Minggu, 31 Agustus 2025. 

Kegiatan ini berlangsung mulai 25 Agustus hingga 2 Oktober 2025, terbagi ke dalam lima gelombang. 


Sosok yang akrab disapa Ibas itu menyampaikan permohonan maaf atas nama Fraksi Partai Demokrat dan keseluruhan anggota DPR atas wacana kenaikan tunjangan yang memancing demonstrasi.

Dalam pidatonya bertajuk “Demokrat Hadir Untuk Rakyat: Mendengar, Bekerja, Dan Menjaga Nilai Kebangsaan”, Ibas menekankan pentingnya introspeksi dan kontemplasi.  

"Dengar Rakyat, Dengar Rakyat..Bantu Rakyat, Bantu Rakyat", seru Wakil Ketua MPR RI itu.

Ibas lantas mengajak para anggota Partai Demokrat yang akan mengikuti Bimtek Gelombang II untuk selalu mengingat dua hal krusial. Pesan ini menjadi landasan perjuangan Partai Demokrat, seperti yang diungkapkannya, "Harapan Rakyat adalah Perjuangan Partai Demokrat."

"Kita berharap demonstrasi atau penyampaian pendapat dilakukan dengan cara yang baik," tutur Ibas, seraya menambahkan bahwa seluruh elemen, termasuk TNI, Polri, dan masyarakat, harus sama-sama menjadi bagian untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Ibas juga menyerukan agar seluruh anggota FPD menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku yang senantiasa pro rakyat. Ia mengutip pesan Ketua Umum AHY, "Mulutmu, Harimaumu." Ia mengajak para kader untuk menjaga sikap dan terus memperjuangkan kepentingan rakyat.

Sejumlah tokoh nasional dan internal Demokrat hadir sebagai pemateri, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Bimtek ini juga menghadirkan berbagai pemateri, yaitu Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, Kepala Subdirektorat pada Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Akhmad Edwin; Ketua Dewan Pakar, Drs. Andi Alifian Mallarangeng; serta akademisi Prof. Dr. Burhanuddin Muhtadi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya