Berita

Kediaman pribadi Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu 30 Agustus 2025, diamuk massa. (Foto: Media Sosial)

Nusantara

Warga Ketakutan Mobil Mewah Sahroni Dibakar Massa

MINGGU, 31 AGUSTUS 2025 | 03:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Amuk massa menyasar kediaman pribadi Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, di Jalan Swasembada Timur XXII, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu 30 Agustus 2025.

Saat rumahnya digeruduk massa, Sahroni bersama keluarganya dikabarkan berada di Singapura.

Ratusan warga berkumpul di depan rumah politikus Partai Nasdem itu seraya melempari dengan batu serta benda keras lainnya. Akibatnya kaca rumah hancur berantakan.


Massa kemudian menerobos masuk. Di garasi, massa melampiaskan kemarahan dengan menghancurkan mobil listrik Lexus RX 450h+ Luxury seharga Rp1,87 miliar.

Massa juga merusak koleksi mobil mewah milik Sahroni, Porsche 1600 Super. Bahkan, mobil klasik bernilai tinggi itu digulingkan keluar garasi.

Namun Ketika massa berupaya membakar mobil tersebut, seorang anggota TNI yang merupakan Babinsa Kelurahan Kebon Bawang langsung mencegahnya.

Sejumlah warga mengimbau agar massa tidak membakar mobil karena akan terdampak ke pemukiman setempat.

"Jangan dibakar, jangan dibakar," teriak sejumlah warga.

"Rumah warga banyak, kasihan," sambungnya.

Sahroni menjadi salah satu anggota DPR yang dicari publik akhir-akhir ini.

Sahroni sempat mengatakan bahwa desakan membubarkan DPR RI yang banyak dilontarkan masyarakat setelah isu kenaikan tunjangan DPR RI, adalah hal keliru.

"Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita," kata Sahroni dalam kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara, Jumat 22 Agustus 2025.







Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya