Berita

Presiden Prabowo Subianto memeluk ibu mendiang Affan Kurniawan (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Presiden Prabowo Sowan ke Keluarga Affan Bawa Pesan Kemanusiaan

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 22:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah Presiden Prabowo Subianto yang langsung mengunjungi keluarga almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam aksi 28 Agustus 2025, sudah tepat.

Dikatakan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama kunjungan tersebut bukan hanya bentuk belasungkawa, melainkan pesan kuat bahwa negara hadir dengan hati untuk rakyatnya.

"Presiden Prabowo memberi teladan bahwa seorang pemimpin sejati tidak pernah jauh dari rakyatnya. Beliau memperlihatkan kepedulian yang tulus, bahwa setiap nyawa rakyat adalah berharga dan layak mendapatkan penghormatan," ujar Haris kepada wartawan di Jakarta Sabtu 30 Agustus 2025.


Haris menekankan, dalam situasi penuh keprihatinan ini, jalan dialog antara Presiden dan perwakilan masyarakat menjadi ruang penting. 

Melalui dialog, kata dia, aspirasi rakyat dapat tersampaikan secara jernih, sementara rakyat pun bisa mendengarkan langsung suara hati Presiden tentang tantangan besar bangsa.

"Dialog bukan sekadar komunikasi politik, melainkan ikatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya. Dari sana akan lahir kebersamaan untuk menjaga Indonesia tetap kuat dan damai," tambahnya.

Haris menegaskan bahwa Presiden Prabowo adalah pilihan rakyat, sehingga setiap langkah dan kebijakan beliau memiliki legitimasi kuat dari suara rakyat. 

Di sisi lain, Haris mengingatkan agar kepedulian Presiden Prabowo kepada rakyat jangan sampai dirusak oleh kepentingan segelintir elit yang berperan sebagai oligarki. 

"Oligarki selama ini hidup dari keringat rakyat, menguasai sumber daya, tapi tidak pernah peduli pada penderitaan rakyat kecil. Mereka inilah yang menjadi penghalang kemandirian bangsa," tegas Haris.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya