Berita

Stasiun MRT Istora Mandiri. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Nusantara

Rusak Parah, Stasiun MRT Istora Mandiri Ditutup

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 13:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta, resmi ditutup pada Sabtu 30 Agustus 2025. Keputusan itu diambil setelah pintu masuk stasiun mengalami kerusakan parah usai aksi demonstrasi pada Jumat malam.

Berdasarkan pantauan RMOL di lokasi, kaca pada pintu masuk stasiun pecah berantakan, sementara dinding dipenuhi coretan vandalisme. 

Area pintu masuk kini dipasangi garis hitam-kuning sebagai tanda larangan agar warga tidak masuk ke dalam.


Tak hanya itu, CCTV hingga mesin penjual otomatis (vending machine) di dalam stasiun juga dikabarkan rusak.

Plt Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Ahmad Pratomo mengatakan kerusakan parah hanya terjadi di Stasiun Istora Mandiri. 

“Kerusakan mayor terjadi pada entrance, mulai dari kaca pecah, vandalisme, hingga penjarahan pada sebagian vending machine,” ujarnya kepada wartawan di depan Stasiun MRT Istora.

“Selain itu, sejumlah unit CCTV juga dirusak, baik yang berada di permukaan maupun di area bawah tanah,” tambahnya.

Meski begitu, Tomo memastikan layanan MRT tetap beroperasi dengan pola short loop dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Blok M BCA. 

“Mulai pukul 06.00 pagi layanan sudah dibuka kembali dengan headway 10 menit. Namun, untuk Stasiun Istora Mandiri, sementara tidak akan melayani penumpang dan kereta akan langsung melintas tanpa berhenti,” tegasnya.

Tomo menyebut evaluasi situasional masih dilakukan. Jika kondisi mulai kondusif, layanan penuh dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI (full loop) akan kembali dibuka pada siang ini, dengan catatan kereta tetap tidak berhenti di Stasiun Istora Mandiri. 

“Kami masih memantau situasi di lapangan. Kalau setelah tengah hari kondisi kondusif, maka layanan bisa dibuka sampai Bundaran HI. Tetapi untuk Istora Mandiri tetap tidak akan berhenti,” jelasnya.

Terkait kerugian akibat insiden ini, Tomo mengaku pihaknya masih melakukan inventarisasi. 

“Estimasi kerugian belum bisa kami sampaikan hari ini. Kami sedang memetakan fasilitas mana yang harus segera diperbaiki untuk mendukung layanan operasional, dan mana yang bisa ditangani kemudian,” katanya.

Ia juga memastikan tidak ada petugas MRT Jakarta yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya